Skip to main content

A.13. Tipe Data ➜ Array

Pada chapter awal kita sudah mempelajari tipe data primitif jenis scalas. Selain scalar types ada juga tipe data primitif lainnya yaitu compound types. Compound types sendiri adalah jenis tipe data kolektif yang isinya banyak data. Kesemua data tersebut memiliki tipe data yang sama dan di-group menjadi satu.

Array adalah salah satu tipe data compound yang tersedia di Rust, dan pada chapter ini kita akan mempelajarinya.

A.13.1. Pengenalan array

Menurut dokumentasi official Rust, array adalah:

An array is a collection of objects of the same type T, stored in contiguous memory.

A fixed-size array, denoted [T; N], for the element type, T, and the non-negative compile-time constant size, N.

Array (atau fixed size array) adalah kumpulan data dengan tipe sejenis, disimpan dalam 1 variabel. Array memiliki kapasitas yang nilainya ditentukan saat deklarasi/alokasi. Jumlah data dalam array pasti tidak boleh lebih dari kapasitas yang sudah ditentukan di awal. Data dalam array biasa disebut dengan element atau item.

Ada beberapa notasi deklarasi array yang bisa dipakai, kesemuanya akan dibahas pada chapter ini.

Ok, Sekarang kita mulai praktik dengan bermain-main terlebih dahulu dengan tipe data array ini. Silakan pelajari dan praktikkan contoh berikut, sebuah program yang isinya menampilkan data array.

let mut numbers = [24, 12, 32, 7];
println!("array {:?}", numbers);

let data0 = numbers[0];
println!("elemen array ke 0 {data0}");

let data1 = numbers[1];
println!("elemen array ke 1 {data1}");

numbers[1] = 16;
numbers[3] = 8;
println!("array {numbers:?}");

Coba jalankan aplikasi, muncul dua baris output di console.

array

Selanjutnya mari kita bahas dengan detail contoh di atas.

◉ Deklarasi variabel array (type inference)

Variabel numbers dideklarasikan sebagai array mutable dengan metode deklarasi type inference, yang tipe datanya didapat langsung dari nilai.

Value dari numbers adalah [24, 12, 32, 7], yang dimana artinya sebuah array dengan size 4, bertipe numerik, dengan isi 24, 12, 32, 7.

Sintaks [24, 12, 32, 7] adalah salah satu cara menulis literal array. Tulis saja data yang diinginkan dengan separator , dan diapit tanda kurung siku [ ].

Contoh lain deklarasi array:

let mut alphabets = ["a", "b", "c", "d"];
let booleans = [true, false];
let floatingNumbers = [32.0000078, 3.14, 0.5];

O iya, penulisan literal array juga bisa dituliskan dalam multi-baris, contohnya seperti berikut:

let mut alphabets = [
"a",
"b",
"c",
"d"
];
let booleans = [
true,
false
];

◉ Pengaksesan elemen array

Pengaksesan elemen array dilakukan dengan menuliskan nama variabel array kemudian diikuti kurung siku yang mengapit angka indeks elemen yang diinginkan.

Indeks array dimulai dari 0. Pada contoh di atas, numbers size-nya adalah 4 elemen, berarti elemen array ada pada indeks ke 0, 1, 2, 3.

let data0 = numbers[0];
println!("elemen array ke 0 {data0}");

let data1 = numbers[1];
println!("elemen array ke 1 {data1}");

Array hanya bisa diakses elemennya sesuai size saat deklarasi. Sebagai contoh, variabel numbers yang size nya 4, jika dipaksa mengakses elemen indeks ke-7 maka akan menghasilkan error.

◉ Mengubah isi elemen array

Array bisa diubah isi elemen-nya jika variabel tersebut adalah mutable. Pada contoh yang sudah dibuat, variabel numbers dideklarasikan mutable dengan tipe data elemen adalah numerik. Dengan ini kita bisa mengubah value elemen array dengan value baru bertipe data sama.

Bisa dilihat pada contoh yang sudah dipraktikkan, elemen indeks ke-1 diubah nilainya menjadi 16, dan elemen indeks ke-3 value-nya menjadi 8

numbers[1] = 16;
numbers[3] = 8;

Array hanya bisa diubah elemen-nya sesuai size saat deklarasi. Sebagai contoh, variabel numbers yang size nya 4, jika dipaksa mengakses dan/atau mengubah elemen indeks ke-7 maka akan menghasilkan error.

Selain itu, operasi assignment atau pengubahan nilai pada elemen array hanya bisa dilakukan dengan tipe data yang sama. Pada contoh di atas numbers adalah array bertipe numerik, karenanya tidak akan bisa diubah nilai elemen-nya dengan tipe lain, dan jika dipaksa akan menghasilkan error.

◉ Formatted print {:?}

Formatted print {:?} berguna untuk memformat macam-macam tipe data ke bentuk string, yang salah satunya adalah tipe data array. Dengan menggunakan formatted print ini kita bisa menampilkan nilai elemen array dalam bentuk string.

println!("array {:?}", numbers);

◉ Formatted print {namaVariabel:?}

Formatted print {namaVariabel:?} kegunaannya sama seperti {:?}, dengan perbedaan: pada penggunaan formatted print {namaVariabel:?} tidak perlu menuliskan variabel yang ingin di-format sebagai argumen. Cukup ganti namaVariabel dengan nama variabel yang ingin di-format.

Silakan lihat contoh berikut. Keduanya adalah ekuivalen, menghasilkan nilai yang sama.

println!("array {:?}", numbers);
println!("array {numbers:?}");

A.13.2. Notasi penulisan tipe data array

Pada contoh program yang sudah dipraktikkan, variabel number tipe datanya adalah array numerik, terlihat saat deklarasinya predefined value diisi dengan literal elemen array bertipe i32.

Tipe data i32 di sini adalah milik elemen array, sedang array numbers itu sendiri tipe datanya adalah [i32; 4], yang artinya adalah sebuah array dengan elemen bertipe i32 dengan size 4.

Jika kawan-kawan menggunakan ekstensi VSCode rust-analyzer, akan terlihat informasi tipe data array-nya.

array

A.13.3. Macam-macam deklarasi array

Array lebih mudah dideklarasikan dengan metode type inference. Namun tak menutup kemungkinan ada kebutuhan dimana array harus dideklarasikan dengan menuliskan tipe datanya secara eksplisit. Berikut adalah macam-macam cara mendeklarasikan array.

◉ Deklarasi array dengan metode type inference

let angka_integer = [24, 12, 32, 7];
println!("{angka_integer:?}");
// output: [24, 12, 32, 7]

let angka_float = [24.2, 12.5, 32.00002, 7.2];
println!("{angka_float:?}");
// output: [24.2, 12.5, 32.00002, 7.2]

◉ Deklarasi array dengan metode manifest typing disertai predefined value

let data_boolean: [bool; 2] = [false, true];
println!("{data_boolean:?}");
// output: [false, true]

let angka_unsigned_integer: [u32; 3] = [24, 0, 12];
println!("{angka_unsigned_integer:?}");
// output: [24, 0, 12]

◉ Deklarasi array dengan notasi penulisan [T; N]

Pada contoh berikut, data_numerik1 dideklarasikan bertipe array dengan tipe data data elemen adalah i32, mempunyai size 10, dengan predefined value untuk setiap elemen array adalah angka 0.

let data_numerik1: [i32; 10] = [0; 10];
println!("{data_numerik1:?}");
// output: [0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0]

Pada contoh ke-dua ini, data_numerik2 dideklarasikan dengan predefined value adalah array yang size-nya 5 dan nilai default tiap elemen adalah angka 4.

let data_numerik2 = [4; 5];
println!("{data_numerik2:?}");
// output: [4, 4, 4, 4, 4]

Tambahan penjelasan mengenai notasi penulisan [T; N]:

  • Jika digunakan pada penulisan tipe data array saat deklarasi, T adalah tipe data elemen, dan N adalah lebar/size array. Contoh: let data_numerik1: [i32; 10].
  • Jika digunakan pada penulisan predefined value, T adalah nilai setiap elemen array, dan N adalah lebar/size array. Contoh: [4; 2], yang artinya semua elemen array diisi dengan angka 4.

A.13.4. Melihat size array menggunakan method len

Array secara default properti tipe data slice, yang salah satunya adalah method bernama len yang berguna untuk melihat size dari sebuah array. Cara penggunaannya cukup dengan menuliskan .len() setelah variabel array. Contoh:

let names = ["jason", "grayon", "drake", "damian"];
let length = names.len();
println!("array size is {}", length);

array for in

Lebih jelasnya mengenai slice dibahas pada chapter Slice

A.13.5. Iterasi array menggunakan for in

Pada contoh berikut, variabel names adalah array bertipe [&str; 4], dideklarasikan dengan predefined value. Elemen array tersebut kemudian diiterasi menggunakan for in untuk di-print ke layar console value setiap elemennya.

let names: [&str; 4] = ["jason", "grayon", "drake", "damian"];
for name in names {
println!("{name}");
}

array for in

Bisa juga dengan memanfaatkan range syntax dalam perulangan array. Benefitnya adalah pengaksesan indeks array lebih mudah.

let names: [&str; 4] = ["jason", "grayon", "drake", "damian"];
for i in 0..names.len() {
println!("array index ke-{}: {}", i, names[i]);
}

array for in

Statement names.len() mengembalikan informasi size sebuah array, nilainya bisa dimanfaatkan dalam perulangan for in untuk iterasi indeks ke-0 hingga terakhir.

A.13.6. Iterasi array menggunakan while dan loop

Contoh iterasi array menggunakan keyword while:

let names: [&str; 4] = ["jason", "grayon", "drake", "damian"];

let mut i = 0;
while i < names.len() {
println!("array index ke-{}: {}", i, names[i]);
i += 1;
}

Contoh iterasi array menggunakan keyword loop:

let names: [&str; 4] = ["jason", "grayon", "drake", "damian"];

let mut i = 0;
loop {
if i >= names.len() {
break;
}

println!("array index ke-{}: {}", i, names[i]);
i += 1;
}

Iterasi array menggunakan while dan loop umumnya kurang praktis jika dibandingkan dengan for in. Tapi pastinya ada case dimana while dan/atau loop akan dibutuhkan.

A.13.7. Iterasi array menggunakan for in dan tuple

Mengiterasi value sekaligus counter perulangan sebenarnya bisa juga dilakukan menggunakan for in, contohnya seperti yang sudah kita praktikkan di atas yaitu for i in 0..names.len().

Ada juga bentuk lain pemanfaatan for in untuk mengiterasi sebuah array. Caranya dengan menggunakan teknik tuple untuk menampung data counter sekaligus value tiap elemen. Lebih jelasnya silakan lihat dan praktikkan contoh berikut:

let names: [&str; 4] = ["jason", "grayon", "drake", "damian"];

for (i, name) in names.iter().enumerate() {
println!("array index ke-{i}: {name}");
}

array enumerate

Variabel names yang notabene bertipe data [&str; 4] perlu dikonversi ke tipe Iterator terlebih dahulu caranya lewat pemanggilan method .iter(). Kemudian dari tipe tersebut perlu dikonversi lagi ke tipe Enumerate dengan cara memanggil method .enumerate().

Setelah mendapatkan objek bertipe Enumerate, keyword for in digunakan untuk menampung tiap elemen array dalam bentuk tuple (i, name). Variabel i disitu berisi counter iterasi, dan name adalah value-nya.

  • Lebih jelasnya mengenai traits dibahas pada chapter Traits
  • Lebih jelasnya mengenai Enumerate dibahas pada chapter Trait ➜ Iterator
  • Lebih jelasnya mengenai tuple dibahas pada chapter Tuple

A.13.8. Append elemen ke array

Operasi menambahkan sebuah elemen ke array yang hasilnya melebihi kapasitas ... adalah tidak bisa. Karena array memiliki size fixed, tidak dinamis. Solusinya adalah menggunakan tipe data Vector. Nantinya array perlu dikonversi ke bentu Vector terlebih dahulu kemudian di-append, lebih jelasnya kita bahas pada chapter Vector.

A.13.9. Nested array

Data nested array bisa dibuat dengan level kedalaman tanpa batas, tetapi harus mengikuti aturan tipe data array yaitu: fixed size dan elemen bertipe data sejenis.

Pada contoh berikut variabel data_arr didefinisikan sebagai sebuah array bersarang atau nested dengan kedalaman 2 level.

let data_arr = [
["salad", "fried rice"],
["apple", "coconut"],
["spinach", "jalapeno"],
];
for sub_arr in data_arr {
for el in sub_arr {
print!("{el}, ");
}
println!();
}

// salad, fried rice,
// apple, coconut,
// spinach, jalapeno,

Variabel data_arr pada contoh di atas bertipe data[[&str; 2] 3], yang artinya adalah sebuah array dengan size 3, dengan isi elemen adalah juga array dengan size 2. Selalu ingat bahwa size array adalah fixed.


Catatan chapter 📑

◉ Source code praktik

github.com/novalagung/dasarpemrogramanrust-example/../array

◉ Chapter relevan lainnya

◉ Referensi