Skip to main content

A.14. Slice (Basic)

Pada bab ini kita belajar tentang apa itu slice, apa perbedaan slice dan array, slicing atau borrowing pada slice, dan juga slice mutability.

Pada chapter ini kita akan bahas slice secara garis besar saja, tanpa menyinggung masalah memory management.

Pembahasan lebih dalam perihal slice ada pada chapter terpisah (Memory Management ➜ Slice), setelah kita mempelajari dasar-dasar memory management nantinya.

A.14.1. Tipe data slice

Array adalah tipe data kolektif yang isinya bertipe sejenis. Contohnya ["a", "b", "c"] adalah sebuah array dengan elemen bertipe string dan array tersebut memiliki size 3.

Lalu apa itu slice? menurut laman dokumentasi Rust, slice adalah:

A slice is a dynamically sized type representing a 'view' into a sequence of elements of type T. The slice type is written as [T]

A dynamically-sized view into a contiguous sequence, [T]. Contiguous here means that elements are laid out so that every element is the same distance from its neighbors.

Slices are a view into a block of memory represented as a pointer and a size.

Slice adalah representasi block of memory berbentuk pointer dan memiliki size yang dinamis (tidak fixed seperti array). Notasi tipe data slice adalah &[T] yang mana T adalah tipe data element.

Slice bisa dibuat dari data array (atau dari tipe kolektif data lainnya) dengan menggunakan kombinasi operator & dan range syntax .. dengan notasi penulisan seperti berikut:

let sliced_value1 = &data[start_index..end_index]
let sliced_value2 = &data[start_index..=end_index]
let sliced_value3 = &data[start_index..end_index]
...

Slice juga bisa dibuat dari tipe data vector. Lebih jelasnya dibahas pada chapter Vector.

Silakan perhatikan contoh berikut dan praktikkan:

let numbers = [12, 16, 8, 3];
println!("numbers : {:?}, len: {}", numbers, numbers.len());
println!("numbers[0]: {:?}", numbers[0]);
println!("numbers[1]: {:?}", numbers[1]);

let slice_a = &numbers[0..3];
println!("slice_a : {:?}, len: {}", slice_a, slice_a.len());
println!("slice_a[0]: {:?}", slice_a[0]);
println!("slice_a[1]: {:?}", slice_a[1]);

let slice_b = &slice_a[1..=2];
println!("slice_b : {:?}, len: {}", slice_b, slice_b.len());
println!("slice_b[0]: {:?}", slice_b[0]);
println!("slice_b[1]: {:?}", slice_b[1]);

slice

Pada contoh di atas, variabel numbers didefinisikan bertipe [i32; 4]. Data pada variabel tersebut kemudian dipinjam ditampung pada variabel baru beranama slice_a yang merupakan slice bertipe &[i32], dengan isi adalah element array numbers indeks ke 0 hingga sebelum 3 (yang berarti index ke-2). Dengan ini maka slice_a nilainya adalah [12, 16, 8] dengan size 3.

Bisa dilihat pada statement print slice_a[0] dan slice_a[1], nilai elemennya sesuai dengan dengan hasil peminjaman data array numbers.

Data yang tipenya &[T] biasa disebut sebagai shared slice atau cukup slice. Contohnya seperti slice_a dengan tipe data &[i32].

Slice slice_a bukan merupakan pemilik sebenarnya data [12, 16, 8], slice tersebut hanya meminjam datanya dari numbers yang notabene dalah owner data [12, 16, 8].

Meminjam di sini artinya variabel baru slice_a memiliki data yang sama, dan alamat memori (atau pointer) data tersebut juga sama yaitu mengarah ke owner sebenarnya, yang pada contoh ini adalah numbers.

Di Rust, proses meminjam data secara umum disebut dengan borrowing. Variabel atau data hasil dari borrowing biasa disebut dengan reference. Lebih jelasnya akan dibahas pada chapter Pointer & References dan Borrowing.

Variabel pemilik data yang sebenarnya disebut dengan owner. Lebih jelasnya mengenai ownership dibahas pada chapter Ownership

Dalam konteks slice, proses meminjam data (yg menggunakan teknik borrowing dan range syntax) disebut dengan slicing.

Dengan menggunakan VSCode rust-analyzer kita bisa melihat dengan mudah tipe sebuah slice.

slice

Kembali ke pembahasan pada contoh di atas. Selain slice_a, ada juga slice slice_b yang isinya merupakan data pinjaman dari slice_a. Statement &slice_a[1..=2] artinya adalah borrowing slice slice_a mulai dari indeks ke-1 hingga 2. Dengan ini indeks ke-1 milik slice_a menjadi indeks ke-0 milik slice_b, ... dan seterusnya. Hasilnya, nilai slice_b adalah [16, 8] dengan size 2.

Silakan juga cek penjelasan tambahan berikut, agar semakin paham tentang slice.

let numbers = [12, 16, 8, 3];
// variabel numbers isinya array [12, 16, 8, 3]

let slice_a = &numbers[0..3];
// meminjam data milik numbers elemen ke-0 hingga sebelum 3 (yaitu 2)
// hasilnya adalah [12, 16, 8]

let slice_b = &slice_a[1..=2];
// meminjam data milik slice_a elemen ke-1 hingga 2
// hasilnya adalah [16, 8]

A.14.2. Size slice

Gunakan method len untuk mencari tau size dari slice.

let numbers = [12, 16, 8, 3];
println!("{}", numbers.len());
// output: 4

let slice_a = &numbers[0..3];
println!("{}", slice_a.len());
// output: 3

let slice_b = &slice_a[1..=2];
println!("{}", slice_b.len());
// output: 2

A.14.3. Slice range syntax

Di bawah ini adalah range syntax yang bisa digunakan untuk slicing. Variabel data pada contoh berikut dijadikan sebagai bahan slicing.

let data = ["a", "b", "c", "d"];
  • Notasi &data[start_index..end_index] untuk slicing data dari start_index hingga sebelum end_index

    let sliced_data = &data[1..3];
    println!("{:?}", sliced_data);
    // output => ["b", "c"]
  • Notasi &data[start_index..=end_index] untuk slicing data dari start_index hingga end_index

    let sliced_data = &data[1..=3];
    println!("{:?}", sliced_data);
    // output => ["b", "c", "d"]
  • Notasi &data[..end_index] untuk slicing data dari 0 hingga sebelum end_index

    let sliced_data = &data[..3];
    println!("{:?}", sliced_data);
    // output => ["a", "b", "c"]
  • Notasi &data[..=end_index] untuk slicing data dari 0 hingga end_index

    let sliced_data = &data[..=2];
    println!("{:?}", sliced_data);
    // output => ["a", "b", "c"]
  • Notasi &data[start_index..] untuk slicing data dari start_index hingga indeks terakhir

    let sliced_data = &data[1..];
    println!("{:?}", sliced_data);
    // output => ["b", "c", "d"]
  • Notasi &data[..] untuk slicing semua elemen yang ada

    let sliced_data = &data[..];
    println!("{:?}", sliced_data);
    // output => ["A", "b", "c", "d"]

Perihal apa itu borrowing dan kegunaan dari operator & yang ditulis di awal variabel dibahas lebih detail pada chapter Pointer & References.

A.14.4. Mutability pada slice

Ada dua jenis data hasil operasi borrowing (atau biasa disebut dengan data reference).

  • Read only atau shared reference, operator yang digunakan adalah &.
  • Mutable reference, operator yang digunakan adalah &mut.

Kita akan bahas garis besarnya saja pada chapter ini. Intinya, shared reference adalah data hasil peminjaman/borrowing yang hanya bisa dibaca. Sedangkan mutable reference adalah data hasil borrowing yang bisa diubah nilainya, yang jika ini dilakukan maka akan mengubah juga data pemilik sebenarnya.

Contoh berikut adalah salah satu penerapan &mut. Variabel slice numbers2 dipinjam beberapa elemennya dengan operator &mut ke variabel baru bernama slice_e. Dengan operator tersebut maka borrowing menghasilkan data mutable reference, data yang nilainya diperbolehkan untuk diubah meskipun data pinjaman.

let mut numbers2 = [12, 16, 8, 3];
println!("===== before =====");
println!("numbers2 : {:?}", numbers2);

let slice_e = &mut numbers2[..=2];
slice_e[1] = 99;

println!("===== after =====");
println!("slice_e : {:?}", slice_e);
println!("numbers2 : {:?}", numbers2);

slice

Bisa dilihat, indeks ke-1 slice_e diubah nilainya yang sebelumnya adalah 16 menjadi 99. Setelah itu di-print, di output nilai variabel numbers2 juga ikut berubah. Hal ini karena perubahan data pada variabel mutable reference juga punya pengaruh ke variabel pemilik data sebenarnya (yaitu numbers2).

O iya, penggunaan operator &mut mengharuskan kita untuk tidak menuliskan keyword mut pada variabel yang menampung nilai borrowing.

// statement yang direkomendasikan
let slice_e = &mut numbers2[..=2];

// statement yang TIDAK DIREKOMENDASIKAN dan akan memunculkan warning.
let mut slice_e = &mut numbers2[..=2];

A.14.5. Perulangan for in pada slice

Slice merupakan tipe data yang implement trait Iterator (seperti array), dan semua data yang memiliki trait tersebut bisa digunakan pada perulangan. Slice &[T] jika dipergunakan dalam for in, tipe data penampung iterasi perulangan adalah &T, bukan T yaa jadi jangan sampai keliru.

let scores1 = [7, 8, 9];

for score in &scores1[..] {
print!("{:?} ", score);
}

slice

Sangat dianjurkan menggunakan rust-analyzer jika menggunakan VSCode, agar lebih mudah melihat tipe data variabel dan informasi penting lainnya yang berguna dalam proses coding atau development.

  • Lebih jelasnya mengenai traits dibahas pada chapter Traits
  • Lebih jelasnya mengenai trait Iterator dibahas pada chapter Trait ➜ Iterator

A.14.6. Perulangan for in pada mutable slice

Sama seperti penggunaan for in pada shared slice, pada contoh kasus mutable slice perbedaannya hanyalah pada tipe data penampung iterasi yaitu &mut T, bukan &T.

Pada contoh berikut kita coba eksperimen mengubah nilai elemen sebuah mutable slice yang data aslinya juga hasil dari peminjaman mutable slice.

let mut scores2 = [7, 8, 9];
println!("(before) scores2 : {:?}", scores2);

let slice_f = &mut scores2[..];

for score in &mut slice_f[..] {
*score += 1;
}

println!("(after) scores2 : {:?}", scores2);

Variabel scores dipinjam menggunakan &mut ke variabel baru bernama slice_f. Kemudian slice_f dipinjam juga sebagai mutable slice pada perulangan for in.

Setelah di-increment nilainya menggunakan *score += 1 bisa dilihat hasil akhirnya juga mengubah nilai variabel scores2 yang merupakan owner atau pemilik data sebenarnya.

slice

Operasi increment pada score tidak bisa dituliskan dalam bentuk score += 1 karena tipe data score adalah pointer mutable reference (ditandai dengan adanya &mut), untuk increment nilainya perlu di-dereference terlebih dahulu menggunakan operator *. Lebih jelasnya kita bahas pada chapter Pointer & References.

A.14.7. Append slice

Slice by default tidak mendukung operasi append. Sebenarnya bisa saja dilakukan tapi agak panjang caranya (silakan cari referensinya di Google untuk ini).

Perlu diketahui, jika kebutuhannya adalah untuk menampung jenis data yang size-nya bisa bertamah, penulis anjurkan untuk menggunakan Vector yang beberapa bab lagi akan kita bahas.

A.14.8. Memory management pada slice

Nantinya setelah selesai dengan pembahasan dasar memory management di Rust, kita akan bahas lagi topik slice tapi dari sudut pandang memory management pada chapter Memory Management ➜ Slice.

A.14.9. Summary

Catatan ringkas perihal slice:

  • Slice memiliki notasi &[T]
    • & di situ artinya adalah operasi borrowing/peminjaman
    • T adalah tipe data tiap elemen
  • Slice bisa terbentuk dari hasil meminjam data array, vector, atau tipe data kolektif lainnya
  • Data slice adalah selalu data pinjaman
  • Slice memiliki lebar/size
  • Slicing adalah cara pengaksesan slice menggunakan range syntax
  • Slice bisa immutable, bisa juga mutable (menggunakan &mut)

Catatan chapter 📑

◉ Source code praktik

github.com/novalagung/dasarpemrogramanrust-example/../slice

◉ Referensi